Rabu, 15 Juni 2011

CUPCAKE (dibaca:kapkek)

15 Juni 2011, dear diary... *kata Raditya Dika, blog itu kayak diary. Jadi panggil blog dengan sebutan diary (??) #abaikan*

Cuman mau cerita pengalaman gw HARI ini tentang membuat roti di dalam cup yang diolesi minyak (dibaca: cupcake atau kapkek). Emang gak penting sih emang bagi kalian, tapi penting banget bagi gw karena ini gw jadi tertarik untuk mempelajari perihal masak-memasak yang selama ini gak menarik banget kalo kata gw.

"Alurnya maju, tokoh lumayan banyak, sekitar 6 orang. Latar tempat di rumah yunai alias uni. Temanya membuat cupcake. Untuk penokohan bisa dikarang sendiri. Amanat: jangan maen remi terlalu lama karena mengakibatkan kecanduan. Sudut pandang orang ketiga menguasai cerita." kata bu Ehem memberikan tugas kepada muridanya *plak!*
Gw gak bakal panjang lebar cerita disini, cuman cerita ini mungkin bakal jadi cerita terkrik yg ada di blog gw *percaya=kelewatan*



Di hari itu, di jam itu, di menit itu, didetik itu, aku turun dari kendaraan roda empat yang biasa disebut mereka dengan bembem (dibaca: mobil). Aku berjalan menuju pagar abu-abu gelep sambil berteriak "teeeeeeeeeee sateeeeeeeee". Gak, aku bukan jualan sate, tapi aku beli sate. Gak gitu juga, mentang-mentang gw datengin rumah orang padang jd beli sate, sate padang. Gak kok, gw gak teriak. Gw malah diem persis kayak anak kutubuku yang cupu yang pake kacamata tebel dengan rambut kepang dua dan bertompel di dagu. Gak, gw cantik kok, cantik banget sampe mau muntah gw liat muka gw sendiri! *Maaf ya Allah, icca cuman becanda kok --v*

Kelamaan bertele-tele. Intinya tadi gw berkunjung ke rumah uni buat bikin cupcake sekalian maen lol -bukan maen lol, tapi maen, trus gw ketawa=lol -. Pas dateng, masuk ke kamar uni narok tas, terus langsung buat cupcake :3!
Pertama, gw, si ANL sama uni, buat cupcake vanilla. Oiya sebelumnya kitaorg udah beli bahan-bahannya. Buat info: kalo mau beli bahan+alat buat kue, ke toko aladin aja. Lengkap lumayan.

Mulai deh buat.......jengjengjeng!Males ah nyeritain prosesi pembuatannya karena lama banget. Kalo ada alat yang bisa nulis oongan gw, mau banget gw cerita.

Cupcake udah jadi nih. Cakenya not bad lah, enak. Cuman agak keras. Jangan dibilang ini progal alias produk gagal, cuman kalo kata gw sih kurang bakingsoda. Abis buat cupcake yang pertama, kami buat butter cream yang. Gak susah sih sebenernya, cuman kami yang lalai. Kami lupa buat nyairin gula sebelum dimasukin ke adonan butter cream. Alhasil cuman setengah gula yang jadi cair karena kitaorg ambilin yang belom nempel di margarin. Setelah dikocok pake mixer, tekstur adonan butter cream bergerigi kayak ada gulanya LOL. Ya wajarlah coy, orang mixer kan gunanya buat ngeratain, ngaduk, bukan buat NGALUSIN. Apalagi ngalkusin gula. Dibilang progal? terserah! soalnya baru pertama buat buttercream.

Abis itu kami buat cupcakelagi dengan bahan yang sedikit berbeda. Kali ini kami buat cupcake strawberry alias cupcake yang dilapisin selai strawberry. Hasilnya??? Cakenya enak coy! cuman cacat di tempatnya aja. sangking kami semnagtnya, kebanyakan ngasih adonan. No problemo, ini namanya belajar.

Sesi hias menghias? CACAT! jelek mampus tampilannya kalo kata gw *ini adik-adik, yang disebut dengan lebay! jangan ditiru ya*
Gak jelek sih, cuman belom ahli aja. Ntar kami bakal jadi the next masterkoki, percaya gw *gubrak!*

Tau rasanya kayak mau kabur dari rumah orang gak? ketika udanya uni mengatakan, "inilah upcake progal dilla..." rasanya kayak udah jatoh, ketimpah tangga, disiram air, dikelilingin orang lagi! hmmm -__- kecewa banget sama omongan itu. tapi gak apa-apa, sedikit kritik itu lebih baik buat dimasa yang akan datang (y)

Abis buat cupcake, kami ngadem di kamar uni ditemani cupcake tadi dan maichi level 5. Anda pasti tau apa yang kami lakukan! Yups, maen remi he he he he he! Abis buat cupcake sampe dijemput mamanya si ANL, gawe kami adalah maen setsot ha ha ha ha ha!
Kepada adik-adik yang belum terjangkit setsot addicted, jangan main setsot terlalu sering karena akan mengakibatkan kecanduan! Waspadalah waspadalah.....

By the way, thanks ya guys for today \(´`)/


*muka disamarkan*


GERHANA BULAN


JAKARTA (Pos Kota) – Gerhana bulan total pada Kamis (16/6) pagi ini, menurut para ahli, gerhana bulan terlama sepanjang sejarah, yakni mencapai 100 menit. Peneliti astronomi dan astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, memperkirakan peristiwa ini berpeluang menjadi salah satu gerhana bulan total terlama sepanjang sejarah. “Lamanya saat total sekitar 100 menit karena posisi bulan nanti dekat dengan pusat bayangan bumi,” ujar Thomas.
Ia menjelaskan, lama gerhana bulan total memang bergantung; pertama, jarak lintasan bulan terhadap pusat bayangan bumi, dan kedua, jarak bulan terhadap bumi.
Secara umum, kata Thomas, tidak ada dampak signifikan dari gerhana bulan tersebut. Salah satu yang mungkin akan menarik perhatian adalah kemungkinan pasang air laut maksimum. “Hal tersebut terjadi karna posisi bumi, bulan, dan matahari hampir berbentuk garis lurus. Efek gabungan ketiganya adalah pasang maksimum,” ujarnya.
Gerhana bulan total nanti bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali. Hanya saja khusus untuk masyarakat yang tinggal di wilayah Papua tidak akan bisa melihat fase akhir dari gerhana bulan total karena saat itu sudah pagi. “Namun dari wilayah Indonesia barat hingga tengah akan bisa menyaksikan seluruh fase dari gerhana tersebut,” kata Thomas.
Sebagai mana diberitakan Pos Kota Online, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena alam berupa gerhana bulan total (GBT) sekitar pukul 01:22 sampai dengan 05.30 Waktu Indonesia Barat (WIB). Masyarakat dapat menyaksikan gerhana cukup lama karena diperkirakan akan memakan waktu cukup lama. ” Puncak gerhana itu sendiri diprediksi akan terjadi tepat pukul 02.22 sampai dengan pukul 04.30,” kata Pengamat Bintang Observatorium Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Evan Irawan Akbar.
Dia menegaskan, gerhana bulan total ini terjadi ketika bulan, bumi dan matahari berada pada satu garis lurus. Meski fenomena ini terjadi setiap tahun, namun beberapa di antaranya tidak bisa disaksikan di tempat-tempat tertentu. Gerhana bulan total yang akan terjadi 16 Juni pada hampir semua wilayah di Indonesia dapat mengamatinya. “Ada beberapa bagian yang tidak tidak mengalami seluruh fase gerhana. Hanya pada prinsipnya kita bisa melihat secara jelas.”
Ketika gerhana ini memasuki puncaknya, demikian Evan, kondisi bulan akan benar-benar tertutup dan masyarakat akan melihat latar belakang bulan yang bernuansa kemerah-merahan. Warna tersebut, lanjut dia, terjadi akibat pembiasan cahaya matahari ketika menembus atmosfer bumi. “ Melalui fenomena yang luar biasa tersebut kita dapat melihat kualitas atmosfer bumi saat ini. Gerhana nanti sangat menakjubkan.”
Sejumlah ulama di Jakarta mengimbau umat Islam untuk menunaikan ibadah salat sunnah gerhana bulan. Hukumnya wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang beriman. “Tunaikan salat sunnah gerhana bulan. Hukumnya sunnah muakkad,” kata Drs.H.Masyhuril Khamis, Ketua Pengurus Besar Aljam`iyatul Washliyah (PB Al Washliyah).

Penasaran liat gerhana bulan dengan mata telanjang?? Coba geh liat langit pukul 20.40 WIB (dibaca: SEKARANG!)

Senin, 13 Juni 2011

ATTENTION


Hello My Blog-readers, thanks for reading my posts.
I hope you enjoyed with my freak post, my silly post or my funny post \(´`)/
These are stories about my lfe, my love, your life, my wishes (anything what are in my mind) *lol*

Well, if you have any comment, idea, criticism, or suggestion for my blog, you can contact me on:
Facebook: Annisa Mutiara Kalpika
Twitter: @iccabcde
YM: ichaaaaa_stark
Or you can leave a comment on my post



Thankyouuu \(´`)/
Keep spirit!!

Sabtu, 11 Juni 2011

MY BEST FRIEND FOREVER!



Masa Junior High School gw udah berakhir *trus??* “diem lo!”. Gw cuman mau nostalGILA jaman-jaman SMP gw. Mau tau gw dulu kayak apa?? Hemmm, kasi tau gak yaaaaa, gak lah, ogah weeeeek!

Masa SMP gw indah betul kayaknya, seindah mata peri yang abis turun dari langit ke tujuh, seindah pelangi yang muncul habis hujan, seindah pantan di pesisir, seindah………*keabisan sepikan* -__-
Mungkin pas SMP dulu gw gak gaul, gak cantik, gak terbuka banget sama orang, tapi gw dikenal banyak guru kok :’) apalagi walikelas gw, apalagi Bu Marlita yang tau seluk beluk diri gw #ea
Apalagi Bu Esana yang pernah ngusir gw dari kelas cuman gara-gara piket! Nge-SUCK betchyuulz

Cerita ini tentang sebuah mengenai kisah persahabatan. Dibungkus secara rapi dengan kertas koran dan di ikat dengan kerat gelang bewarna merah (??) pecel kali -____-
Pemerannya kelompok gw yang beranggotakan:
  • Agus Domas I.                         à sebagai guru, mamang becak, dll.
  • Annisa Mutiara Kalpika           à sebagai Siti
  • Dony Prasetya                         à sebagai Roy
  • M. Ferdi Jualntama                  à sebagai Mahmud
  • Monica Anggiani Putri                        à sebagai Mama

Yayayayaya, ngocebau nya kelamaan, intinya gw cuman mau ngepost hasil mahakarya seorang anak SMP yang CUPU tapi TERKENAL :B mahakarya ini hasil jeri payah demi melaksanakan tugas DRAMA dari Bu ESANA yang superduper cantik *gw akuin sebagai wanita, ibu itu cantik geh*
Buat adek-adek kelas yang merasa perlu akan naskah drama ini, boleh di-copy asal JANGAN DICIPLAK! Tuhan melihat, mendengar dan mengetahui semuanya. Cerita ini sudah saya titipkan ke yang berkuasa agar dia menjaganya, mengawasinya! Yang nyiplak, ASTAGFIRULLAH.....

ATTENTION!
  • NO FOR KIDS!
  • Ceritanya sedikit berbau sinetron
  • Kalo endingnya krik, jangan salahin gw! Salahin yang buat *hmmmmmmm*
  • SELAMAT MEMBACAAAAAAA!



MY BEST FRIEND FOREVER! 


Roy merupakan mahasiswa jurusan kedokteran. Roy adalah orang yang disegani di kampusnya karena ia anak dari Ibu Rofifah, Ketua Yayasan di kampusnya. Tapi tidak banyak yang ingin berteman dengan dia karena dia sombong. Dia memiliki teman akrab bernama Mahmud, anak seorang pejabat tinggi di daerah Baturaja. Mahmud dan Roy seperti amplop dan perangko, sulit di pisahkan. Namun, walaupun dia sombong, masih ada yang mau berteman dengan dia yaitu Siti. Siti merupakan teman Roy sejak kecil. Walaupun cupu, Siti merupakan orang yang sangat baik dan peduli kepada Roy.  Roy tinggal bersama ibunya di sebuah rumah yang cukup mewah. Ayahnya telah meninggal dunia sejak ia kelas 1 SMP. Ibunya sangat perhatian kepada Roy karena ibunya sadar bahwa ia adalah “single parent”. Di suatu pagi, Ibu Rofifah membangunkan Roy dari tidurnya karena Roy akan pergi kuliah. 
Mama : (sambil mengetuk pintu) ” Roy ! bangun roy ! Udah siang nih. Ntar telat, mama gak mau nganter kamu. Mama bentar lagi mau pergi arisan..” 
Roy : ”Iya Ma! Nih juga Roy bangun...” (teriak Roy dari dalam kamar) 
Mama : ”Jangan lupa makan yah Roy ! Cepetan yah..” 
Roy : ”Iya Ma !” 

(Di ruang makan.) 
Mama : ”Ada apa Roy kok tumben lama bangunnya hari ini? Ada apa sih??” (sambil menyiapan piring) 
Roy : ”Gini, Ma! Semalem Roy gak bisa tidur. Handpone Roy ini bermasalah. Roy gak tahu kenapa..” (sambil duduk di kursi makan) 
Mama : ”Rusak ?” 
Roy : ”Menurut Mama? Rusak gak?” 
Mama : ”Menurut mama sih iya.” 
Roy : ”Ya sudah..” 
Mama : ”Mau mama beliin handphone baru gak? Mau yang mano? Tinggal sebut merek aja..” (sambil duduk di kursi makan) 
Roy : ”Hmmm…Gak usah yang mahal-mahal, Ma.
Blackberry udah cukup.” 
Mama : ”Mau Blackberry?? Yang tipe apa?” 
Roy : ”Up to you Ma, yang penting bisa buat nelpon, sms, dan internet..” 
Mama : ”OK deh. Nanti Mama beliin habis mama arisan. Mungkin siang nanti handponenya udah ada.” 
Riy : ”Trims Ma. Makanannya mana ma?” 
Mama : ”Lagi dimasak bibi, Roy..” 
Roy : “Yasudah. Ma, Roy pergi dulu ya. Assalamu’alaikum..” (bergegas meninggalkan ruang makan) 
Mama : “Wa’alaikum salam, bawa mobil yang Civic yah nak. Mama mau bawa yang CRV..” 
Roy : “Okeee...” 


Roy pun pergi ke kampus. Jarak antara kampus dan rumah cukup jauh. Perjalanannya membutuhkan waktu sekitar 20 menit apabila tidak macet. Tapi jika macet, bisa memakan waktu 30 menit. Setiba di kampus, ia langsung menuju ke kantin untuk menemui sobatnya, Mahmud. 
Roy : ”Oi mamen !” (mendatangi Mahmud yang sedang makan) 
Mhm : ”Oi bro !
Naik apa lo kesini? Naik bemo ? Mobil lo kan di bengkel?” 
Roy : ”Mobilku udah bener kok..” (duduk di sebelah Mahmud) 
Mhm : “O, bagus deh kalo gitu. Udah makan lo?” 
Roy : “Suda.. Kenapa? Mau nraktir” 
Mhm : “Gak, gua lagi gak ada uang. Hehe…” 
Roy : “Huuuu..” (sambil melihat jam) “Mud, udah jam 8, gua duluan ya, ada kelas..” 
Mhm : “Sip, nanti gua SMS yah..” 
Roy : “Gak bisa ! Hp gua rusak..” 
Mhm : “Nah lho, terus??” 
Roy : “Ntar siang udah ada lagi kok. Hahahaha” 
Mhm : “Okedeh kalo gitu. Daaaaaaaaaa..” 

Akhirnya, Roy pun menuju ke kelas.
Sedangkan Mahmud, masih berada di kantin. Dia masih melahap makanan dan minuman yang ada di hadapannya. 

Mhm : ”Rejeki numpluk !!!” (Mahmud bicara pada diri sendiri sambil tertawa dan tanpa sadar dia jatuh dari kursi) 


Kelas pun berakhir sebelum jam makan siang. Setelah kuliah, Roy sedang tidak ingin menemui Mahmud. Pikirannya tertuju pada handphone yang akan dibelikan mamanya. Oleh karena itu, ia langsung pulang ke rumah. Padahal dari tadi Mahmud yelah menunggunya di kantin. Akhirnya, Mahmud pulang ke rumah dengan muka kusut. 
Sesampai di rumah, Roy menemui mamanya yang sedang menyulam. Ia pun menagih janji mamanya yang akan membelikan dia handpone baru. 

Roy : ”Assalamu’alaikum! Mama, ooh Mama..” 
Mama : ”Wa’alaiku salam. Zudah pulang, Roy?” 
Roy : ”Sudah, Ma. Lagi apa, Ma? Kayaknya sibuk banget..” (duduk di samping mamanya) 
Mama : “Lagi buat sulaman. Tadi mama liat temen mama buat sulaman, jadi mama kepingin juga.”.(sambil menyulam) “udah makan belom? Kalo belom, tuh Mbok Pin masak pindang kesenengan Roy..” 
Roy : ”Iya, Ma, ntar! Ma, gimana HP Roy ? Udah dibeli yang baru belom, Ma??” 
Mama : ”Sudah Roy, ambil aja di kamar Mama. Ambil di atas meja ya..” 
Roy : ”Oke, Ma !!” (dengan muka riang, menuju kamar mamanya dan mengambil HP barunya) 


Roy pun mengambil handphone barunya. Terlihat dari wajahnya, Roy sangat senang memiliki handphone Blackberry yang sedang populer di kalangan remaja. Ia pun langsung memanfaatkan fitur-fitur yang ada. 
Keesokan harinya, Roy bertemu dengan Mahmud yang sedang menunggu di depan kelas Roy.
Ia meminta Roy menemaninya ke mall untuk membeli kado. 

Mhm : ”Oi, Roy !” 
Roy : ”Oiii.. Ada apa?” 
Mhm : ”Mau nemenin gua ke Mall gak?? Mau beli kado..” (merayu Roy) 
Roy : “Ayo.. Eh, aku ada HP baru loh..” (sambil mengeluarkan HP barunya) 
Mhm : “HP apa? Liat dong..” (mengambil dan melihat-lihat HP Roy) 
Roy : “BB.
Hahahhahaa, gara-gara HP gua rusak kemaren, ini gantinya..” 
Mhm : “Lancar nih pedekate sama Siti??” (menyerahkan lagi ke Roy) 
Roy : “Gigi lo bau menyan. Orang cupu kayak gitu!” 
Mhm : ”Yasudah, let’s go to the mall!” 
Roy : ”Uwoookeee!” (sambil berjalan menuju parkiran 

Mereka berdua pergi ke mall. Sesampai di mall, mereka langsung mencari kado. Roy sibuk dengan HP barunya. Sepanjang jalan, ia selalu berhadapan dengan HP barunya. Akhirnya Mahmud mendapatkan kado yang ingin ia beli.
Karena mereka lapar, mereka memutuskan untuk makan di sebuah restoran. 

Roy : “Mau mesen apa lu? Eh, bayar sendiri ya..” (sambil duduk di kursi) 
Mhm : ”Nah, gua itu mau nraktir lo, Roy! ” 
Roy : ”Okeee ! Gua pesen nasi goreng sama es campur.” 
Mhm : ”Sippp.Pelayan !” 
Roy : “Eh, gua ke WC dulu yah, kebelet nih!” (tanpa sadar ia meletakkan HPnya di atas meja dan bergegas ke WC) 
Mhm : ”Sip..” 

Mahmud pun melihat handphone Roy di atas meja. Saat Roy telah menjauh dari restoran, Mahmud mengambil HP Roy, mematikan HP Roy, dan menyimpannya di dalam tasnya. Lalu bersikap seperti biasa. 
Setelah dari WC, Roy pun datang. Ia belum menyadari HPnya hilang. Setelah makanannya habis dan sudah dibayar, ia baru menyadari HPnya hilang. Roy cemas dan mencari-cari HPnya. 

Roy : “Mana HP gua ya?” (dengan muka cemas) 
Mhm : ”Wah, gua gak tahu tuh.
Emang lo taruh mana tadi??” 
Roy : ”Aku juga lupa..” 
Mhm : ”Nah, lho. Coba lo cari dulu..” 
Roy : “Pinjem HP lu dong, mau gw misscall.” 
Mhm : ”Nih..” (memberikan HPnya ke Roy) 
Roy : (sambil menelpon) “Wah, gaswat, nomornya gak aktif lagi, padahal tadi masih hidup. Full batere..” 
Mhm : “Hmm.. Mungkin jatuh waktu lo ke WC tadi..” 
Roy : ”Mungkin sih. Eh, lu pergi duluan yah, gw mau nyaris HP gw dulu.” 
Mhm : ”OK” 

Roy pergi meninggalkan Mahmud sendirian. Sebelum menuju ke parkiran, ia kembali ke WC untuk memastikan bahwa HPnya tidak tertinggal di WC.
Akhirnya, ia pun pulang ke rumah. 
Di rumah, Siti sedang berada di rumah Roy untuk mengantar pesanan mamanya. Siti pun bercakap-cakap dengan Ibu Rofifah. Tiba-tiba Roy datang dengan muka kusut dan memberi tahu kepada ibunya bahwa HPnya hilang. 

Mama : ”Iya Siti, gimana kabar mama?? Udah lama nggak maen ke sini..” (duduk di ruang tamu) 
Siti : ”Mama baik, Tan. Mama lagi sibuk ngurusin papa. Papa kan mau pindah ke Papua. Jadi ya gitu deh Tan..” 
Mama : ”Hah? Pindah? Siti juga ikut pindah??” 
Siti : ”Nggak Tan. Hahhahaha” 
(Roy pun datang...) 
Roy : “Mama !!” 
Mama : “Eh ada Roy! Nak, sini nak, ada Siti nih..” 
Roy : “Ma, HP Roy hilang!” 
Mama : ”Nah, Roy! Suka gak hati-hati sih. Kalo gitu, lain kali Roy beli HP sendiri aja. Mam gak mau lagi beliinnya.” 
Roy : ”Yah, Mama...” 
Siti : ”Laen kali hati-hati makanya.” 
Roy : ”Iye, bego’!” 

Roy pun masuk ke kamar. Sedangkan Siti pulang. Suasana rumah pun sepi. 
Keesokan harinya, Ibu Rofifah pergi ke kampus untuk meminta keterangan dan meminta agar keamanan di kampus ditingkatkan. Di Kampus, Ibu Rofifah bertemu dengan salah satu dosen. 

IR : “Permisi pak!” (mengetuk pintu ruangan) 
Dosen : ”Eh, Bu Rofifah. Tumben datang ke kampus. Ada apa, Bu?” (menghampiri Bu Rofifah) 
IR : ”Gini, Pak, saya mau nanya soal anak saya..” 
Dosen : ”Oh, si Roy. Masuk dulu, Bu! Duduk di sini.” (mempersilahkan Bu Rofifah duduk) 
IR : (sambil duduk) ”Makasih, Pak! Gini loh, kemarin itu HP anak saya hilang. Apa hilangnya di kampus?”
Dosen : “Wah, saya lupa. Kalau tidak salah tidak ada kejadian HP hilang Bu di kampus ini.” (menggaruk-garuk kepala) 
IR : “Oh, tidak ada ya.. Ya sudah tak apalah..” 
Dosen : “Kapan tadi HP nya hilang??” 
IR : “Kemarin, Pak. Oh ya Pak, gimana kampus kita?? Ada masalah?” 
Dosen : “Oh, untuk bulan ini belum ada,Bu.” 
IR : “Baguslah, tapi saya menyarankan agar keamanannya terus ditingkatkan ya Pak! Ini semua demi keselamatan dan kenyamanan siswa didik kita.” 
Dosen : “Iya, Bu..” 
IR : “Baik, saya pamit pulang dulu ya Pak, ada urusan.” (sambil berdiri) 
Dosen : “Oh, iya Bu, monggo..” (sambil berdiri juga) 
IR : “Assalamu’alaikum” 
Dosen : “Wa’alaikum salam, hati-hati di jalan Bu..” 


Ibu Rofifah pun pergi menuju tempat kerja. 
Di sisi lain, Mahmud sedang duduk di sisi kampus. Sambil duduk, ia menelpon temannya yang tinggal di luar kota. Mahmud memang banyak memiliki teman yang tinggal di luar kota.
Ia bercerita tentang kegiatannya selama seminggu. Termasuk yang mengambil HP Roy. Saat ia sedang menelpon, Siti tidak sengaja mendengar pembicaraan Mahmud. 

............................................ 
Mhm : “Iya, eh, gue ada HP baru loh..” 
Mhm : “Ah, lo, kayak gak tau aja!” 
Mhm : “Beneran BB lagi. Mana itu HP baru lagi!” 
Mhm : “Lo tau temen gue yang Roy itu kan?? Yang sering gue ceritakan.” 
Mhm : “Nah, iya.. itu tuh HP dia. Hahahhaha.” 
Mhm : “Iyalah, dia aja kayak orang oon!” 
Mhm : “hahahahhahah. Iya, eh udah dulu ya, gue ada kelas nih. Da” (menutup telpon) 

Siti yang mendengar semua pembicaraan Mahmud, langsung ingin memberi tahu Roy. Ia menelpon Roy, tapi tidak diangkat. Akhirnya ia memutuskan memberi tahu Roy secara langsung besok. 
Keesokan harinya, ia menemui Roy. Siti menceritakan semuanya kepada Roy. Saat mereka sedang bertengkar, seorang dosen melihat dan meleraikan mereka. 

Siti : “Roy!” (menghampiri Roy) 
Roy : “Kenape??” 
Siti : “Ada yang mau aku omongin..” 
Roy : “Apa?? Dimana??” 
Siti : “Di kantin aja yah ..” 
(di kantin...) 
Roy : “Mau bilang apa lu?” (sambil duduk) 
Siti : “HP kamuu..” 
Roy : “Kenapa? HP gua hilang. So what??” 
Siti : “Tau siapa yang ngambil??” 
Roy : “Gak, kalo tahu, udah gua damprat tuh orang..” 
Siti : “Aku tau siapa..” 
Roy : “Siapa??” (dengan rasa penasaran) 
Siti : “Mahmud.” 
Roy : (sambil memukul meja) “Apa? Gak usa fitnah deh, ini udah 2010 bego’ !..” 
Siti : “Beneran! Aku kemaren denger dia nelpon temennya. Terus, dia cerita kalo dia ngambil HP kamu. HP kamu BB kan??” 
Roy : “Iya, tapi gak mungkin Mahmud! lu tu gak tahu alur ceritanya!” 
Siti : “Aku denger kemaren! Terserah kamu!” (nada marah) 
Roy : “Ya tapi gua gak seneng lu nuduh si Mahmud! Lu gak tahu apa-apa tentang Mahmud??” 
(Seorang dosen datang....) 
Dosen : “Apa-apaan ini??” 
Roy : “Gak Pak! Ini nih! Si Siti Cupu ini! Sok tau!” 
Siti : “Terserah kamu! Aku udah ngasih tau.” 
Dosen : “Sudah! Sekarang, kalian pergi! Bapak gak mau kalian ribut disini.” 
Roy : “Udah cupu, tukang fitnah lagi!” 
Siti : “Jahat!” (berlari menjauhi kantin) 

Akhirnya mereka pun pergi. Entah mereka berdua pergi kemana. Yang pasti mereka tidak saling tegur. Ternyata, Ibu Rofifah tahu kalau mereka bertengkar. Sesampai d rumah, Roy langsung diintrogasi. 

Mama : “Tadi ada apa Roy di kampus??” (mendekati Roy) 
Roy : “Gak ada, Ma!” 
Mama : “Gak usah bohong! Mama dapet laporan! Bener kan?” 
Roy : “Iya Ma! Itu tuh Ma, anak Mama itu!” 
Mama : “Anak mama? Anak mama cuman Roy!” 
Roy : “Si Siti cupu itu lho, Ma!” 
Mama : “Siti? Kenapa dengan dia? Kamu tadi cekcok gara-gara apa?” 
Roy : “Dia ngefitnah Mahmud, Ma! Katanya yang ngambil HP Roy tu si Mahmud!” 
Mama : “Oh yah? Tahu dari mana dia?” 
Roy : “Katanya sih denger obrolan Mahmud waktu telponan.” 
Mama : “Itu sih mungkin aja. Percaya ato gak, kan Siti temen Roy dari TK. Gak mungkin dia ngejebak temen sendiri! Mama tahu siapa Siti!” 
Roy : “Iya sih, tapi Roy tahu siapa Mahmud, Ma!” 
Mama : “Yasudahlah, terserah Roy! Mama udah ngasih saran pokoknya!” 
Roy : “Iya, Ma...” 

Semenjak keributan di kantin itu, Roy tidak pernah menyapa Siti, begitu juga Siti. Sudah seminggu mereka tidak saling menegur. Roy merasa bersalah telah membentak Siti. Suatu hari, Roy sedang berjalan dari kantin menuju ke kelasnya. Dia mendengar Mahmud sedang bertelponan dengan temannya yang tidak dikenal Roy. Dari sini, Roy mengetahui jelas letak suatu kebenaran. 

Mhm : “Iya, kemaren si Siti ngadu ke Roy. Nah, si Roynya malah percaya sama gue. Ya, bukan salah gue kan! Hahhaha” 
Mhm : “Iya, untungnya si Roy gak percaya ya sama Siti. Kalo percaya, seret gue.” 
Mhm : “See laterlah..” 
(Tiba-tiba Roy menghampiri Mahmud) 
Roy : “Oh, jadi gini.. Kayak gini cara lu temenan dengan gue. OK. Mulai sekarang jangan nganggep gue kawan lu lagi!” (berdiri di belakang Mahmud) 
Mhm : “Kenapa Roy?? Lu gila yah?..” (sambil berdiri dari tempat duduk) 
Roy : “Gila? Lu tuh yang sarap!
Percuma gue percaya sama lu selama ini! Lu itu penghianat !” 
Mhm : “Hey, gua gak ngerti maksud lo!” 
Roy : “Well, Gua gak akan ngurusin lu lagi!” (pergi meninggalkan Mahmud) 

Roy pun pergi meninggalkan Mahmud. Mahmud pun terdiam, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Walaupun Roy telah mengetahui perbuatannya, sayangnya Mahmud tidak juga mau jujur. 
Akhirnya Roy langsung pergi mencari Siti. Ternyata Siti sedang di perpustakaan. Roy menemui Siti dan meminta maaf. 

Roy : “Siti...” (duduk di sebelah Siti) 
Siti : “Kenapa? Mau bentak-bentak lagi??” (sambil membaca buku) 
Roy : “Gak. gue ke sini nak minta maaf.” 
Siti : “Buat apa? Oh, jadi kamu udah tau yang sebenernya?” (sambil menutup bukunya) 
Roy : “Iya. Maaf ya..” 
Siti : “Baguslah, iya Roy, nggak papa.” 
Roy : “Oke deh.. sip ! Makasih ya.. Eh gue pulang duluan yah..” (berdiri dari tempay duduk) 
Siti : “Iya, da~” 

Lalu Roy pulang ke rumah. Sesampai di rumah, ia menceritakan kepada mamanya yang sedang menyulam. Wajahnya terlihat sangat girang. 

Roy : “Mama, ternyata bener kata si Siti itu!” (duduk di samping mamanya) 
Mama : “Na, Benerkan apa kata mama!” (menghentikan pekerjaannya) 
Roy : “Iya Ma, nyesel banget Roy gak percaya sama si Siti..” 
Mama : “Jadi sekarang gimana? Udah minta maaf sama si Siti?” 
Roy : “Sudah Ma..” 
Mama : “Alhamdulillah.....” 

Sampai sekarang, Mahmud belum jujur kepada Roy kalau dia yang mengambil HP Roy. 
Sejak saat itu, tidak ada yang mau berkawan dengan Mahmud. Mahmud kini dijauhi oleh teman-temannya. Di sisi lain, hubungan Siti dan Roy semakin dekat. Kini, Roy telah memiliki banyak teman dan tidak sombong lagi.
 



The End 

Kamis, 09 Juni 2011

Pameran dan Pasar Malam Saburai



Semua berawal dari telepon tadi sore. “Dreeeeeeeeeeeeeet, dreeeeeeeeeeeeet!” *suara geter hape gw yang hebring banget* Ibu gw nelpon neh.
“Kamu dimana Icca?” kata ibu gw.
”Di rumah, kenapa?” jawab gw, tadinya sih pengen gw jawab, DIHATIMU-__- lol.
”Bilangin eyang sama mbak jiner, ntar malem mau ibu ajak ke pameran. Kantor ibu buka stan di sini.”
”Iyaiyaaa....”

            Ternyata ibu gw yang elok dan mempenosa gak maen-maen. Pukul 6.15 pm dia pulang buat buka puasa, solat, trus langsung buru-buru ke Stadion Saburai. Ya, ada Pameran Lampung EXPO 2011 dan Pasar Malem di Stadion Pahoman Bandar Lampung. Yang ngaku orang Lampung mah pasti tau sama lapangan ini. Jaraknya gak begitu jauh dari rumah gw, 1 km ada kali ya. Tapi gatau ah gw *LOL*
            Awalnya sih gw semangat banget buat ke sana, pikiran gw mah emak gw ke sana cuman buat ngecek aja, taunya ikut jualan -__- oke, semangat ibucuu!! Pas sampe, emak gw langsung bilang, ”Jalan-jalan sana kamu!”. Hellowwwwww guys, gw secara sendiri loh, kalo gw jalan sendiri ntar dikira apa gitu. So, gw langsung berinisiatif buat maen ke rumah FIFI, temen SMA+anak temen nyokap. Jengjeng....... gw beneran ke sana.
            Di rumah FIFI gw mulai beraksi, heboh dengan celotehan dan cerita gw tentang SMANDA dan kegiatan gw kemaren-kemaren. Cerita tentang remedial pelajaran, tentang film PUPUS. Ohmai, film Pupus itu masih terngiang di pikiran gw dan Fifi. Masih ngefans sama si Panji yang keren dan Cindy yang cantik kayak barbie. Sampai akhirnya, celotehan kami berakhir pukul 7.30pm. Abis itu, Fifi siap-siap karena gw sama Fifi mau balik ke Stadion buat ’MAEN’! Terserah maen apa, yang penting maen. Asal jangan maen cowok aja *LOL* langsung ngamuk gitu awan ke gw =)
            Jam 8.00pm, gw sama Fifi mulai berkelana di Saburai. Ng3G@uLz laCh yeaCh! Pas masuk, kita mampir ke stan Telkom dulu buat ngecek keberadaan orang tua, dan hasilnya nihil, alias gak ada. Akhirnya tanpa basa-basi, gw sama Fifi ke arena pasar malem buat maenin berbagai permainan di pasar malem. Yang langsung terbayang di benak gw adalah, si Imut komedi putar. Di pasar malem ini, ada Bianglala, Rumah Hantu, Gondola, dll. Eh, setelah berunding, gw sama Fifi milih buat naek, komedi putar  Inget di film Pupus, di Panji sama Cindy naek komedi putar, oh so sweat-nyaaaaaaaaaaaaaaaaa hihihi

            KOMEDI PUTAR :
            TARIF: Rp5.000,00
            Anak-anak 1 tiket.

           






             Pas naek bianglala, gw kira gw bakal sama Fifi aja berdua, ternyata ada anak cowok (masih SMP kayaknya) nyelip diantara gw sama Fifi. Ya terima aja deh, orang sama-sama bayar. Pas masuk, tuingggggggg! Gw, Fifi, sama adek itu sama-sama megang hp. Gak janjian padahal-__-”. Di komedi putar  muternya lumayan lama, sekita 7 puteran kali ya, gk ngitung jg lah gw. Rasanya kepala itu ngenyuuuut aja. Kapan lagi coba, gw naek komedi putar *ups, ketauan dusun*
            Abisa maen komedi putar, gw pengen masuk Rumah Hantu. Tapi, Fifinya gamau, takut kali ya *piscoy - -v*. Akhirnya gw keliling-keliling dan si Fifi pengen banget yang namanya ’Arum Manis’ yang manisnya kayak gw -hoek!-, Akhirnya gw sama Fifi beli arum manis yang warna putih biar gak terlalu banyak pewarna suapa gak ketauan sama orang tua kalo abis makan arum manis –good idea, right? Wkw—

            Then, gw sama Fifi beli dengan harga Rp5.000,00/ bungkus. Setelah gw pikir-pikir, apakah itu pasar serba lima ribu? Ternyata bukan. Makan nyumput-nyumput, diem-diem biar gak ketauan. Akhirnya kami duduk di tempat orang jualan jagung bakar dan roti bakar. Niatnya sih mau duduk doang, kalo disamperin mbak-mbaknya ya kita beli minum. Taunya gak, jadi kami jojong aja makan arum manis di situ.











            Abis itu, kami muter-muter. Eh liat boneka mickey yang gede, harganya Rp170.000,00. Di sebuah pasar malem masih ada barang yang dijual mahal? Mana ada yang beli itu mah mas-__- pengen banget itu boneka, tapi mahal coy, gak ketanjak *lebay*
            Udah capek keliling-keliling, gw istirahat di stan Speedy. Eh, liat HP ivio android. Langsung kami samperin itu HP. Lagi-lagi mahal agak harganya, gamau sebutin ah demi penjualan ibu gw *lol*
           Finally gw sama Fifi ketemu ibu dan bapak masing-masing. Abis itu? Ya balik ke rumah maisng-masing *kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiik* ending yang gaje seperti film itu. <--- tambah krik.

Intinya, gw seneng banget bisa naek BIANGLALA.
Gw masih pengen liat Rumah Hantu *sok berani*
Dan gw pengen kerak telor wkwkwkkwkw

Buat agan-agan yang tinggal di Bandar Lampung tapi belom ke sana, come and visit Pameran di Saburai, rasakan sensasi ramainya (??)
Well, that’s all, thanks muah! X)

Senin, 06 Juni 2011

my wish in JUNI



My WISH LIST in Juny 2011:

*     Nilai Semesteran Great!
*     Nilai rapot = memuaskan+bisa bikin bangga mereka!
*     Masuk IPA awal, amin ya Allah o:)
*     Bisa liburan ke Palembang
*     Gak akan ada badmood-badmoodan lagi!
*     ODS sebelum bagi rapot
*     MOS sukses
*     Kurusan! Tolong banget ini mah
*     Awan tembus UGM! Amin ya Allah
*     Ivan pulang! Kangen banget coy sama si jelek ini
*     Bisa lebih dewasa+gak manja-manja lagi
*     Bawa kendaraan ke sekolah
*     Everythings gonna be okay J



”Allahumma innaka ta’alamu sirri wa ’alla niyatii faqbal ma’dziratii, amin”

about Palembang Part I



Hell-o blogger!!

\m/ long time no post new entry on this blog. How’s life? Great? I hope so. I’m fine thanks (?)
Udah sekitar sebulanan lebih nih gak ngeblog, kangen juga *sok sering ngeblog*
Jangan salahin gw-nya, salahin PR yang begitu banyak sehingga membuat kepala saya sperti mau pecah hancur berkeping-keping -well, ini lah yang dikatakan LEBAY-
PADA KANGEN GW GAK? Pasti GAK #abaikan *LOL*


Kemaren denger dan tahu bahwa ada salah satu kakak kelas gw yang berinisial FFG lg ke Palembang. Awalnya gw gatau tujuan dia apa, gw kira mah liburan. Dan baru hari ini gw tau kalo dia lagi ikut tes di Palembang. SEMANGKA!! (means: SEMANGat KAkak).
Terus pas dia ngetweet bagaimana cara ke ampera, dengan ”sok iyanya” gw ngetweet dia : ”@xxxxxxxxxx: gw inget jalan ke ampera. butuh penunjuk jalan? sms gw aja hahhaa
Ya wajarlah kan gw bilang gitu, soalnya gw 7 tahun tinggal di Palembang dan setiap hari gw pas mau ke Spensa gw liat itu jembatan merah nan elok di malam hari.

Due to that tweet, finally hari ini dia nanya ke gw, “tempat makan di Palembang yang nikmat, enak, dan murah dimana ya?”.

Plak! Gw langsung ngeblank, terus pikiran gw langsung terpusat pada sebuah kantin LBPP LIA yang menjual tekwan, model, pempek kapal selam, pempek, mie ayam, mie goreng, somay, dan berbagai macam minuman. So, gw bales aja, ”Di kantin LIA aja *plak!*”

Bermula dari situ, gw langsung browsing ”Tempat makanan enak di Palembang” dan ketemu blog-nya kota Palembang by bang Nayel. Semua daftar tempat makan yang ada di blog itu ngebuat gw MISS PALEMBANG SO MUCH! Interst to visit Palembang? Or wanna know ”Tempat makanan enak di Palembang”? Here it is!



Info Tempat Makan Enak di Palembang


Kenten dan sekitarnya
·                     Simpang Degan/Kelapa Muda (Rp.3,000-an)   à dulu gw sama alm sering ke sini nih buat beli dengan hahaha
·                     Pempek Wak Ayah, di dekat Kebon Sirih Kecil (Rp.2,000,-)
·                     Ayam Bakar daerah dekat Tulang Bawang Perumnas, “Ayam Bakar Pak Kumis” (Rp.6,000,-)
·                     Pondok Ayam “Charlie” depan Kedamaian (Rp.12,000,- s/d Rp.60,000-an)
·                     Pondok Millenium dekat kedamaian, arah PTC sebelum lampu merah (Rp.10,000,- s/d Rp.50,000-an)
·                     Martabak India di dekat Kebon Sirih (Rp.6,000,-)
·                     Kwetiau di depan Kebon Sirih (Rp.3,000,-)
·                     Pangsit dekat Kavaleri –(Rp.8,000,-)
·                     Pempek Sekojo di depan PTC (Rp. 2,000,-)
·                     Batagor & Siomay dekat Komplek Dolog (Rp.6,000,-)
·                     Sate Padang Uni Ari disamping BCA (Rp.8,000,-)
·                     Nasi Goreng Mas Karyo depan Permata Bank (Rp.7,000-an)
·                     PTC Food Court Center

Pusri, Lemabang dan sekitarnya
·                     Martabak Babe Simpang Sekojo (Rp.6,500,-)
·                     Holland Martabak Manis di dekat PDAM (Rp.10,000-an)
·                     Bakso Bontet Gotong Royong, dan Bakso Sidodadi deket arah Kandang Kawat (Rp.3,000 an)

Pasar Kuto
·                     Simpang Pasar Kuto: kue-kue murah, Sate Kerang (Rp.500 s/d Rp.8,000-an)
·                     Bakso Cek Ni dekat Jembatan Jagalan (Rp.4,000-an)
·                     Pempek Pasar Kuto dekat lampu merah Pasar Kuto (Rp.1,000,-) à emak gw sering beli disini nih
·                     Bakso Gepeng dekat Pasar Kuto sebelum Telkomsel (Rp.5,000,-)

Dr M Isa, Golf, Rajawali dan sekitarnya
·                     Kedai Merpati di jalan Merpati Rajawali, lengkap, makan siang prasmanan dan skoteng
di simpang 3 dekat mesjid (Rp.500 s/d Rp.15,000-an)
·                     Sate Pardi dekat Hyundai (Rp.12,000,-)
·                     Bukit Golf (Rp.5,000 s/d Rp.50,000,-) à inget bener makan disini pas ultah hemmmm lupa -__-
·                     Nasi Goreng IBA, malam mulai jam 19.00 wib (Rp.3,000-an)
·                     Sate Supardi di depan STMIK-MDP (Rp.12,000,-)
·                     Batagor Siomay dekat Tiara Patrin (Rp.6,000,-)

Dempo dan sekitarnya
·                     H. Saudi Restourant di Simpang 3 Raja Photo (Rp.500,- s/d Rp.4,000,-)
·                     Ayam 288, Ayam goreng dengan daun ubi (Rp.15,000,-)
·                     Pempek Dempo (Rp.2,500,-)
·                     Pempek EK (Rp.2,500,-)
·                     Aji Gayoi Japan Resto (Rp.5,000,- s/d Rp.8,000,-)
·                     Kemplang Suwandi

Kolonel Atmo dan sekitarnya
·                     Martabak Manis Belinyu di samping King Hotel (Rp.15,000,- s/d Rp.20,000,-) à setau gw ini martabak rame banget zz
·                     Sakabento (Rp.8,500,- s/d Rp.18,750,-)
·                     Otak -Otak diidepan Gereja (Rp.500-an)
·                     Pempek Panggang deket Thamrin (Rp.1,000,-)
·                     Bakso Tembak di samping Jhon (Rp.8,000-an)

Daerah Pasar Dika, Mesjid Agung dan sekitarnya
·                     Nasi Goreng Tungku (masaknya pakai tungku) di depan Mesjid Agung (Rp.3,000,-)
·                     Martabak Har (Rp.8,000,-)
·                     Pempek Sudi Mampir didekat Kali Pasir depan Kantor CPM, dan belakang IP (Rp.2,000,-) à LIKE :bd
·                     Soto Belakang IP (Rp.6,000,-)
·                     Nasi Goreng Bang Ali depan IP malam (18.00 wib – 3.00 wib) (Rp.13,000,-)
·                     Pempek Simpang 3 Sayangan (Rp.1,500,-)
·                     Martabak Manis di depan Sumber Mas (Rp.10,000,-)
·                     Sekoteng Jembatan Karang (Rp.3,500,-)
·                     Model Simpang 4 di Jembatan Karang belok ke kiri (Rp. 4,500,-)

Radial dan sekitarnya
·                     Sea Food Center (Rp.15,000,-)
·                     Mie Celor 26 Ilir dekat Klinik Al Azhar (Rp.6,000,-)
·                     Hj. Nani di depan Hero (Rp.50,000,-) à tempat favorit alm nih hahaha
·                     Sop Ikan di daerah Ilir Barat Permai (Rp.20,000-an)
·                     Pempek Pak Raden (Rp.2,000,-) à terkenal ya agaknya
·                     Sate Grobakan (Rp.6,000,-)

Kampus dan sekitarnya
·                     Hanarasa Masakan Korea (Rp.50,000,-/orang mkn sepuasnya
·                     Mess OKU (Rp.5,000,- s/d Rp.12,000,-)
·                     Komplek Permata Food Center (Rp.50,000,-)
·                     GOR Nasi Goreng / Jagung Bakar murah meriah Di gor (Rp.5,000,- s/d Rp.15,000,-)

Belakang Kantor Gubernur
·                     Sate Manis Pindang Tulang Cek Jon di samping Building Information Center Bina Marga (Rp.10,000,-)
·                     Somay Simpang BICBM (Rp.5,000,-

A. Rivai dan sekitarnya
·                     Dapur Sunda, samping GM Billiard (Rp..50,000,-)
·                     Sate Padang A.Rivai (Rp. 8,000,-)
·                     Gama Steak dan Ayam Goreng di depan GM Billiard (Rp.7,000,-)
·                     Pempek Candy (Rp. 2,000,-)
·                     Siomay di Kambang Iwak (Rp.4,000,-)
·                     Mi Kocok SMPN 1 (Rp.3,000) à samping SMP gw coy!
·                     Pempek Doraemon Rusun (Rp. 2,000,-)

Bukit
·                     Ayam Ridho dekat PHB (Rp.6,000,-)
·                     Simpang PHB (Rp.5,000,- s/d Rp.20,000,-)
·                     Model Dowa di Simpang 5 (Rp.6,000,-) à enak nih ni model, asli aja
·                     Model Dowa di Bukit Baru (Rp. 6,000,-) à enak nih ni model, asli aja
·                     Ayam Bakar dan lainnya (Rp.6,000-an)

Demang Lebar Daun dan sekitarnya
·                     Pindang Meranjat (Rp.15,000,-)
·                     Sri Melayu (Rp.70,000,-)
·                     Sari Sunda - suasana pondok (Rp.5,000,- s/d Rp.15,000,-)
·                     Suwito Asli Rp. 12..000
·                     Ikan bakar Pakjo (Rp.10,000,-)
·                     Pindang Pegagan (Rp.15,000,-)
·                     Pindang Munim Angkatan 45 (Rp.14,000,-)
·                     Ayam Bakar Penyet di dekat cucian mobil AK 45 (Rp.6,000,-)
·                     Ayam Tarjo di Simpang Polda (Rp.5,000,-) à mie ayamnya juga enak
·                     Pecel Lele Pakjo di Simpang Polda (Rp.150,000,-)

Basuki Rahmat dan sekitarnya
·                     Ayam Bu Dini (Rp..7,500,-)
·                     Pagi Sore Restourant (Rp.7,000,- s/d Rp.25,000,-)
·                     Sea Food Center (Rp.10,000,- s/d Rp. 25,000,-)
·                     Tongseng di depan Sriwijaya Post (Rp.10,000,-)
·                     Sederhana Restourant & Ayam Pop (Rp.10,000,- s/d Rp.15,000,-)

Sekip dan sekitarnya
·                     Bakso TOLE (Rp.7,500,-) à emang masih ada ya? Setau gw udah tutup
·                     Mie Ayam Sekip Ujung (Rp.5,000,-)

Sudirman dan sekitarnya à deket rumah gw dulu *LOL*
·                     Bresseri lantai 2 (Rp.5,000 s/d Rp.50,000,-)
·                     HAR Sekip (Rp.7,000,-)
·                     Mie Simpang Sekip (Rp.5,000,-)
·                     Sate Simpang Sekip (Rp.12,000,-)
·                     Holland Martabak di depan Pahlawan (Rp.12,000,- s/d Rp.25,000,-)
·                     Mie Ayam Barokah KM5 (Rp.3,500,-)

Kol. H.. Burlian dan sekitarnya
·                     Ayam Segar (Rp.100,000,-)
·                     Pempek Candy di Simpang Kades (Rp.2,000,-)
·                     Nasi Goreng Mas Kampret (Rp.4,000,-)
·                     Pindang di Soekarno Hatta (Rp.10,000,- s/d Rp.20,000,-)

Plaju, Kertapati, Seberang Ulu dan sekitarnya
·                     Pempek Akiun (Rp.1,500-an)
·                     Ayam Kalasan Udin (Rp.4,500,-)
·                     Pindang Samping (Rp.3,000-an)
·                     Pindang Tanggo Takat cabang Tembok Batu (Rp.3,000-an)
·                     Pindang Syafic Jakabaring (Rp.7,000,-)
·                     Nasi Kebuli Kertapati (Rp.7,000-an)
·                     Ikan Bakar Bidar (Rp.10,000-an)
·                     Pondok Panghegar (Rp.2,000,- s/d Rp.20,000,-)
·                     Soto Jakarta Perumahan Rakyat (Rp.15,000,-)
·                     Waroeng Legenda di Sungai Musi (Kapal Gratis) (Rp.10,000,- s/d Rp.25,000,-)
·                     Tahu Sumedang dan Aneka Ikan di Indralaya (Rp.10,000,-)
·                     Segar Sari Laut di dekat Mesjid Taqwa (Rp.10,000-an)
·                     RM Yakin Simpang Rambutan Rp.2,000,- s/d Rp.15,000,-)
·                     Pempek dan Model Mang Edi di Tangga Buntung (Rp.3,000-an)
·                     Soto Jakarta didepan SMU 3 Palembang (Rp.15,000-an)
·                     Pindang Pegagan di Samping DJ 2.0 (Rp.10,000-an)


Bagi warga daerah PALEMBANG, silahkan wisata kuliner, jgn kehilangan kesempatan seperti saya, mau ke Palembnag aja kayaknya susah bener -____-
Well, hopefully useful :D